Atta Boy, Alien Berukuran 6 inci dari Gurun Atacama

Atta Boy, Alien Berukuran 6 inci dari Gurun Atacama ini baru unik, aneh dan konyol, Atta boy, alian yang berukuran hanya 6 inci berasal dari gurun atacama, kadang ini sulit kita percaya tapi Mr Robert Ripley, memiliki foto untuk membuktikannya.

Sepuluh tahun yang lalu, tahun 2003, ditemukan sebuah mumi misterius di Gurun Atacama di Chile. Yang membuatnya menjadi misterius adalah ukurannya yang hanya 6 inci atau sekitar 15 cm. Jika Mumi itu seorang manusia, maka manusia macam apa yang hanya memiliki tinggi 15 cm? 
 
Jadi, demikianlah, mumi tersebut dianggap sebagai alien. Orang-orang menjulukinya Alien Atacama, yang lain menyebutnya Humanoid mini dari Ata. Sedangkan sebagian lagi percaya kalau humanoid mini tersebut sesungguhnya hanyalah fetus atau janin yang mengalami mumifikasi. 
Tahun ini, sebuah film dokumenter berjudul Sirius dirilis dan isinya menyingkapkan hasil tes DNA terhadap humanoid mini ini. 

Apa yang ditemukan memang membantah teori alien, namun justru menciptakan misteri baru. 
Peneliti yang melakukan tes awal adalah Garry Nolan, seorang profesor Mikrobiologi dan Immunologi di Stanford School of Medicine. Ia melakukan X Rays, CAT Scans dan Analisis DNA. Semua jenis uji coba dilakukan dan dari sana disimpulkan kalau Humanoid atau Alien Ata adalah seorang manusia yang pernah hidup selama 6 hingga 8 tahun. 
 
Tes ini memang tidak memberikan hasil konklusif, namun persentase kemungkinan benarnya kesimpulan ini mencapai 91%. Tes DNA ini hampir memvalidasi teori janin. Namun faktor umur membuatnya menjadi mentah. 
 
Pada titik ini, rasanya mustahil untuk menarik sebuah kesimpulan. Karena itu, perlu untuk menemukan mumi serupa dan mengadakan tes ulang. Dan kita tidak perlu melakukan ekspedisi hingga ke ujung dunia untuk mencarinya. 

Mumi serupa ternyata pernah berada di tangan Robert Ripley. Namanya Atta Boy

Atta Boy juga ditemukan di Gurun Atacama, namun bukan di wilayah Chile, melainkan di wilayah Bolivia atau Peru. 
 
Mr. Ripley sendiri adalah seorang jutawan yang memiliki hasrat terhadap segala sesuatu yang aneh di dunia. Ia telah membuat banyak buku, acara radio, film kartun dan museum yang didedikasikan untuk hasratnya ini. 
 
Foto berikut ini terdapat dalam buku "A Curious Man: The Strange and Brilliant Life of Robert 'Believe it or Not!' 
 
 
Dalam buku yang diperlihatkan kepada Huffington Post, terlihat adanya sebuah foto Mr. Ripley dari tahun 1933 yang sedang menunjukkan satu mumi setinggi sekitar 6 inci. Caption foto tersebut menyebutkan kalau mumi tersebut bernama Atta Boy dengan referensi yang menunjuk kepada suku Indian Jivaro di Peru (yang juga dikenal dengan nama Shuar). 
Suku ini memang dikenal dengan tradisi menyusutkan kepala manusia. Neal Thompson, penulis buku "A Curious Man" berkata,"Saya menemukan Atta Boy beberapa kali dalam riset yang saya lakukan. Salah satu hal yang menarik Ripley adalah teknik menyusutkan manusia hingga berukuran kecil. Contohnya di kebudayaan yang mempraktekan penyusutan kepala manusia." 
"Sejauh yang saya tahu, Ripley tidak meninggalkan catatan khusus mengenai Atta Boy, Ia tidak memberi petunjuk dimana ia menemukannya atau kondisi saat menemukannya. Ini membuatnya menjadi sedikit misterius. Saya tahu jelas kalau Ripley menganggap Atta Boy sebagai manusia dan bukan alien. Ia percaya kalau mumi itu adalah milik manusia yang berukuran kecil." 
Pada tahun 1930an, mumi Atta Boy menghilang dan tidak diketahui lagi keberadaannya. 

Edward Meyer, wakil presiden dari Ripley's exhibits and archives, percaya kalau mumi itu adalah mumi janin dan bukan manusia yang disusutkan. 

Lalu bagaimana dengan kesamaan antara Humanoid Atta dan Atta Boy? keduanya sama-sama berukuran 6 inci dan sama-sama ditemukan di gurun Atacama? 
"Saya tidak akan menyebutnya kebetulan. Saya percaya kalau ini adalah kisah yang sama 70 atau 80 tahun kemudian." Kata Meyer. 
"Saya yakin mumi tersebut memang tidak hanya satu. Saya pribadi meyakini kalau Atta Boy adalah mumi Bolivia dan bukan mumi menyusut suku Jivaro." 
Menurut meyer hanya ada tiga kasus di dunia dimana seluruh tubuh manusia disusutkan. "Tiga tubuh yang menyusut total itu semuanya dipercaya dilakukan oleh seorang dokter Jerman di Peru. Seseorang menunjukkan kepadanya cara menyusutkan kepala dan dia memutuskan untuk selangkah lebih maju dengan menyusutkan seluruh tubuh." 

(Notes: Dokter Jerman yang dimaksud oleh Meyer adalah DR.Gustav Struve)
 
"Untuk menyusutkan keseluruhan tubuh, kita harus mengeluarkan semua tulang. Kulit kita bisa direbus dan menyusut, namun tulang tidak. Inilah sebenarnya yang dilakukan pada metode penyusutan kepala yang sering tidak dipahami orang." Kata Meyer. 
 
Mumi manusia yang disusutkan
Pada Humanoid Ata, kita bisa melihat tulang kerangka dengan jelas. Inilah yang membuat Meyer percaya kalau mumi ini bukan manusia yang disusutkan. 

Mungkinkah Humanoid Ata dan Atta Boy berhubungan? 

Meyer tidak menutup kemungkinan itu. Karena itu untuk memecahkan misteri Humanoid Ata, Atta Boy perlu ditemukan supaya bisa dilakukan perbandingan DNA. 
Huffington Post bahkan berjanji akan memberikan hadiah bagi yang bisa memberikan informasi mengenai keberadaan Atta Boy, yaitu dengan memberikan tiket masuk gratis seumur hidup ke seluruh Odditorium dan Aquarium Ripley's diseluruh dunia. 
 
Tidak bisa disangkal bahwa penemuan Atta Boy mungkin akan memberikan pemahaman ilmu pengetahuan yang lebih spektakuler. 
 
Jika kalian meminta pendapat saya secara pribadi, maka saya rasa Humanoid Atacama dan Atta Boy memang janin atau fetus yang mengalami mumifikasi. 
 
Paolo Viscardi, kurator ilmu alam dari museum Horiman di London, memberikan argumen yang cukup masuk akal. Dalam pekerjaannya sebagai kurator, Viscardi banyak berhubungan dengan kerangka fetus. Seperti di bawah ini misalnya. Kerangka yang terlihat pada Humanoid Atta konsisten dengan bentuk kerangka pada janin berusia 18-20 minggu. 
Pada usia janin tersebut, kerangka mulai terbentuk dan memadat sedangkan kulit masih sedikit transparan. Alat kelamin luar juga sudah terbentuk, namun kuku, bulu mata dan alis mata belum. 
 
Mayat janin itu mungkin dibuang oleh pelaku aborsi di Gurun Atacama yang membuatnya sedikit menyusut dan termumifikasi dengan baik. Ini menjelaskan bentuk tubuh yang agak aneh. Sedangkan bentuk kepalanya yang unik kemungkinan diakibatkan oleh aborsi ilegal dimana sebuah kait digunakan untuk mengeluarkan janin yang menyebabkan rusaknya tengkorak kepala bagian belakang. 
 
Bukti lain yang menguatkan pendapat Viscardi adalah jumlah tulang rusuk yang hanya berjumlah 10 pasang. Rusuk bagian bawah yang biasa disebut "floating ribs" belum terbentuk karena baru akan terbentuk pada usia janin yang lebih tua. 
 
Lalu, mengapa peneliti bisa salah memperkirakan umurnya? 
Menurut Viscardi, kesalahan itu muncul karena kepadatan tulang. 

Para peneliti yang memperkirakan umurnya mengambil kesimpulan usia 6-8 tahun dari tingkat kepadatan ini.  Padahal pada mayat yang mengalami proses mumifikasi, tulangnya memang akan mengalami peningkatan kepadatan.
 
Tapi bagaimana dengan persentase akurasinya yang mencapai hingga 91%? 
Kali ini saya berpihak dengan 9% sisanya. 
 
Seringkali sebuah pemecahan masalah bisa dikacaukan oleh sebuah informasi yang salah. 

Saya beri contoh. 

Tahun 2009, di Lahore, Pakistan, pernah ditemukan satu alien mini berukuran 4 inci. Satu kampung pun heboh. Alien mini itu ditemukan oleh anak-anak setempat yang melihatnya sedang berjalan-jalan. Anak-anak yang ketakutan itu kemudian melemparinya dengan batu. Alien itu mati dan mereka membakarnya. Bahkan Al Jazeera melaporkan insiden ini.

Padahal dari fotonya, jelas sekali kalau "alien" itu sesungguhnya hanyalah sebuah boneka yang banyak dijual di daerah itu. Belakangan anak-anak tersebut mengaku kalau mereka berbohong. 
 
Ini yang ingin saya katakan:
Jika kita memasukkan kesaksian anak-anak yang menemukan alien mini itu, maka analisis dengan membandingkan mayat alien dan boneka tidak akan memecahkan misterinya. 
Tapi, jika kita menyingkirkan kesaksian, maka perbandingan tersebut akan memecahkan misteri ini. 
 
Jadi setiap informasi yang bisa mengubah sebuah kesimpulan secara radikal harus diuji dan divalidasi. Ini adalah sebuah proses yang wajib dilakukan. 
 
Karena itu, menurut saya sangat penting untuk melakukan uji ulang terhadap alien Ata yang harus dilakukan oleh peneliti lain. Dan jika kita menemukan Atta boy, ia bisa dijadikan referensi dan perbandingan yang sangat berharga. 

Jika kesimpulan yang didapat sama, yaitu mumi tersebut milik seorang manusia yang hidup selama 6 hingga 8 tahun, maka misteri ini akan menjadi menarik. Karena dengan demikian kita akhirnya menemukan satu mumi manusia yang bisa disusutkan seluruh tubuhnya, termasuk tulang. percaya atau tidak itulah  Atta Boy, Alien Berukuran 6 inci dari Gurun Atacama
 
sumber : yasirmaster.blogspot.com 

TOP 10 Negara Terbersih Di Dunia

10 Negara Terbersih Di Dunia update di palingkonyol.com kumpulan berita paling aneh dan paling unik di dunia, berikut kami akan bawa anda jalan-jalan ke 10 kota terbersih di dunia, waww fantastic banget, 10 kota ini benar-benar menjadi 10 kota terbersih di dunia, berikut detailnya dibawah ini.

1. Switzerland
10 Negara Terbersih Di Dunia

2. Sweden
10 Negara Terbersih Di Dunia

3. Norway
10 Negara Terbersih Di Dunia

4. Finland
10 Negara Terbersih Di Dunia

5. Costa Rica

6. Austria
10 Negara Terbersih Di Dunia | Rosianto.Com

7. New Zeland
10 Negara Terbersih Di Dunia | Rosianto.Com

8. Latvia
10 Negara Terbersih Di Dunia | Rosianto.Com

9. Colombia
10 Negara Terbersih Di Dunia | Rosianto.Com

10. France
10 Negara Terbersih Di Dunia | Rosianto.Com


itulah info lengkap TOP 10 Negara Terbersih Di Dunia

Renungan, Kisah Semut dan Lalat

Renungan, Kisah Semut dan Lalat berikut adalah artikel renungan motivasi buat semua pembaca, artikel ini tentang kisah semut dan lalat, Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika, anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah. Kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat.

Renungan, Kisah Semut dan Lalat


“Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar,” katanya. Setelah kenyang, si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik, demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang, si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan. Esok paginya, nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.

Tak jauh dari tempat itu, nampak serombongan semut merah berjalan beriringan keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Dan ketika menjumpai lalat yang tak berdaya itu, serentak mereka mengerumuni dan beramai-ramai menggigit tubuh lalat itu hingga mati. Kawanan semut itu pun beramai-ramai mengangkut bangkai lalat yang malang itu menuju sarang mereka.

Dalam perjalanan, seekor semut kecil bertanya kepada rekannya yang lebih tua, “Ada apa dengan lalat ini, Pak? Mengapa dia sekarat?” “Oh.., itu sering terjadi, ada saja lalat yang mati sia-sia seperti ini. Sebenarnya mereka ini telah berusaha, dia sungguh-sungguh telah berjuang keras berusaha keluar dari pintu kaca itu. Namun ketika tak juga menemukan jalan keluar, dia frustasi dan kelelahan hingga akhirnya jatuh sekarat dan menjadi menu makan malam kita.”

Semut kecil itu nampak manggut-manggut, namun masih penasaran dan bertanya lagi, “Aku masih tidak mengerti, bukannya lalat itu sudah berusaha keras? Kenapa tidak berhasil?”

Masih sambil berjalan dan memanggul bangkai lalat, semut tua itu menjawab, “Lalat itu adalah seorang yang tak kenal menyerah dan telah mencoba berulang kali, hanya saja dia melakukannya dengan cara-cara yang sama.” Semut tua itu memerintahkan rekan-rekannya berhenti sejenak seraya melanjutkan perkataannya, namun kali ini dengan mimik dan nada lebih serius, “Ingat anak muda, jika kamu melakukan sesuatu dengan cara yang sama tapi mengharapkan hasil yang berbeda, maka nasib kamu akan seperti lalat ini.”
Para pemenang tidak melakukan hal-hal yang berbeda, mereka hanya melakukannya dengan cara yang berbeda.
sumber : http://iphincow.com/2013/03/02/kisah-semut-dan-lalat

Pria Ini Buat Rumah Yang Bisa Dibawa Kemana-mana

Berita UNIK ternyata Pria Ini Buat Rumah Yang Bisa Dibawa Kemana-mana keren sekali ya pria ini hebat bisa bikin rumah yang bisa dibawa kemana mana, apa ya alasan pria ini membangun rumah yang bisa dibawa bawa.

Unic29 - Rumah Yang Bisa Dibawa

palingkonyol.com - Seorang pria China ini membuat rumah yang tak biasa rumah yang dibuatnya ini bisa dibawa kemana mana ketika ia ingin pindah tempat.
Dilansir plaingseru, Maungkin kamu tidak membayangkan bagaimana cara untuk mengendong rumah ketika kita mau pindah tempat, namun pria asal China yang bernama Liu Lingchao ini memiliki rumah yang cukup unik.
Keunikan rumah Liu Lingchao  karena rumah yang dibuatnya bisa dibawa kemana mana dan bisa digendong ketika ingin pindah rumah.
Liu Lingchao mengendong rumahnya ketika ia ingin pindah rumah dari kota kota Wuzhou di barat daya China menuju kota Liuzhou.
Rumah milik Liu Lingchao sebenarnya hanya sebuah rumah sederhana yang terbuat dari bambu dan plastik biasa, sehingga sangat ringan untuk di bawa kemana mana, setidaknya Liu Lingchao menghabiskan uang sebanyak Rp1,9 Juta untuk membuat rumahnya ini.
Isi rumah Liu Lingchao hanya ada selimut untuk dirinya tidur sebab Liu Lingchao hanya bekerja sebagai pemulung plastik bekas dijalan yang tidak memiliki banyak penghasilan.
Rumah ini merupakan tempat tinggal ketiga yang dibangunnya dan semua rumahnya itu bisa berpindah-pindah. itulah kisah Pria Ini Buat Rumah Yang Bisa Dibawa Kemana-mana
sumber : http://www.unic29.com

Sadis, Pemuda Ini Tewas Mengenaskan Akibat Kentut

Paling Unik dan Konyol Pemuda Ini Tewas Mengenaskan Akibat Kentut entah mimpi apa semalaman pemuda yang satu ini naas mengenaskan cuman gara-gara kentut, baca berita selengkapnya dibawah ini, Maksud hati bercanda tapi kebablasan alias keterlaluan, alhasil bukan senang yang didapat malah jadi petaka. Itulah yang dialami Ribut Supriyanto, remaja berusia 17 tahun. Warga Perumnas Jatiroto Permai, Desa/Kecamatan Jatiroto, Lumajang yang akhirnya tewas di tangan sahabat mainnya, Jefri Ananta, 20, lantaran olok-olok dan tingkah guyonan Supriyanto dianggap keterlaluan.

Pemuda Ini Tewas Mengenaskan Akibat Kentut

Jefri mengatakan, Supriyanto kerap kentut dengan sengaja di depan mukanya dan melontarkan ejekan dengan kata-kata kotor. Awalnya, aksi pembunuhan terhadap Supriyanto sempat dikamuflase oleh Jefri, yang juga teman ngamen korban. Namun, berkat kejelian polisi yang mencurigai cerita Jefri, pembunuhan itu akhirnya terungkap kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, aksi penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia itu terjadi di Dusun Sembon, Desa/Kecamatan Jatiroto. Persisnya di sebuah kebun rambutan. Kejadian itu bermula ketika tersangka bermain remi di depan rumahnya. Permainan remi tersebut diwarnai saling ejek dan saling olok. Merasa lelah dan jenuh bermain remi, Supriyanto mengajak Jefri berburu kalong (kelelawar) di sebuah kebun yang dipenuhi tanaman rambutan. Jarak pekarangan itu sekitar 100 meter dari rumah Jefri dan saat itu sekitar pukul 23.00 WIB.

Beberapa orang lain yang ikut bermain remi, memilih tak gabung dan membubarkan diri. Dengan membawa senapan angin dan sebilah pisau, Supriyanto dan Jefri kemudian berangkat menuju tempat perburuan. Tak lama setelah memasuki kebun rambutan, pelaku tiba-tiba menikam punggung, dada, serta tangan korban dengan pisau. Terhitung ada sembilan luka tusuk yang dialami korban.

Mengetahui korban jatuh tidak berdaya, pelaku berteriak minta tolong. Dari kejauhan Rifan, ayah tiri Supriyanto, lamat-lamat mendengar suara minta tolong tersebut. Rifan lantas mendatangi asal suara. Ketika sudah dekat, Rifan terkejut tatkala mengetahui Supriyanto roboh bersimbah darah dan sudah tak bisa berkata-kata. Jefri terus berada di dekat Supriyanto kala itu.

Warga kemudian berdatangan ke tempat kejadian perkara. Tatkala ditanya Rifan dan beberapa warga, Jefri mengaku bahwa temannya itu baru saja ditusuk oleh pencuri rambutan yang berjumlah tiga orang. Lantaran tepergok, begitu cerita karangan Jefri, para pencuri itu menyerang dan menusukkan pisau ke tubuh Supriyanto.

Cerita Jefri sempat memunculkan tanda tanya karena dia sendiri tak terluka sedikit pun. Namun, demi secepatnya menyelamatkan Supriyanto, orangtuanya yang dibantu warga lebih mengurusi Supriyanto, lantas membawanya ke rumah sakit terdekat, Rumah Sakit Umum (RSU) Djatiroto. Jefri juga menyertai ke sana.

Tidak lama dirawat di sana, akhirnya nyawa Supriyanto tak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhirnya. Berita kematian Supriyanto akibat `dibunuh pencuri` itu menyebar dan akhirnya didengar polisi. Karena itu, setelah dinyatakan meninggal, jenazah Supriyanto diminta polisi untuk tidak langsung dibawa pulang melainkan divisum dulu di RSUD dr Haryoto, Kota Lumajang.

“Untuk lebih jelas mengetahui penyebab kematiannya,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Kusmindar, Kamis (14/10).
Menganggap ada hal-hal yang mencurigakan dari cerita Jefri, polisi secara maraton memeriksa warga Dusun Sembon, Desa/Kecamatan Jatiroto itu. Akhirnya, di hadapan penyidik, Jefri mengakui bahwa yang melakukan penganiayaan hingga membuat korban meninggal adalah dirinya.

“Saya jengkel karena dia sering kentuti dan mengejek saya dengan kata-kata jorok,” kata pelaku di hadapan penyidik.
Menurut AKP Kusmindar, kejengkelan pelaku tampaknya sudah memuncak setelah main remi malam itu. Dalam perburuan kalong, saat Supriyanto lengah, pelaku merebut pisau Supriyanto dan langsung menusuk tubuh korban beberapa kali.
Kusmindar mengatakan, tersangka dikenai pasal berlapis yakni Pasal 351 Ayat 3 KUHP dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Sementara itu, Kapolsek Jatiroto AKP Mochamad Toha mengatakan, pelaku saat ini ditahan di Mapolsek Jatiroto. “Kami masih terus lakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” katanya. Toha mengatakan, korban sehari-hari adalah seorang buruh lepas dan kadang mengamen. Sementara pelaku adalah seorang buruh lepas. Toha juga mengatakan bahwa dari keterangan pelaku diketahui bahwa pelaku ternyata pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor dan jambret hingga pernah dihukum dua tahun. itulah kisah Pemuda Ini Tewas Mengenaskan Akibat Kentut

sumber : http://anehbanget-online.blogspot.com/2011/07/seorang-pemuda-tewas-mengenaskan-akibat

Mengapa Percobaan Medis Sering Memakai Tikus?

Tau gak sih, Mengapa Percobaan Medis Sering Memakai Tikus? wah ternyata tikus berperan sangat penting dalam percobaan medis. Mulai dari perumusan obat kanker baru hingga pengujian suplemen makanan, tikus berperan penting dalam keajaiban medis baru. baca terus di palingkonyol.com

 
Mengapa Percobaan Medis Sering Memakai Tikus?
 
Bahkan, menurut Foundation for Biomedical Research (FBR), 95% hewan laboratorium adalah tikus. Ilmuwan dan peneliti bergantung pada tikus karena beberapa alasan. Salah satunya, pengerat ini kecil, mudah disimpan dan dipelihara serta bisa beradaptasi baik dengan lingkungan baru.

alasan Kenapa tikus di jadikan kpercobaan medis salah satunya lagi karna Hewan ini berkembang biak dengan cepat dan berumur pendek (2-3 tahun) sehingga beberapa generasi tikus dapat diamati dalam waktu singkat.

Selain itu, tikus relatif murah dan dapat dibeli dalam jumlah besar dari produsen komersial yang mengembang biakkan pengerat khusus untuk penelitian. Umumnya, tikus patuh dan hewan ini mudah ditangani peneliti, meski ada beberapa jenis sulit ditangani.

Sebagian besar tikus percobaan medis hampir identik secara genetis, kecuali jenis kelamin. Menurut National Human Genome Research Institute, hal ini membantu menyeragamkan hasil percobaan medis. Sebagai syarat minimum, tikus memiliki ras sama.

Alasan lain tikus digunakan sebagai model uji medis adalah genetik mereka, karakteristik biologi dan perilakunya sangat mirip manusia, dan banyak gejala kondisi manusia dapat direplikasi pada tikus.

“Tikus merupakan mamalia yang memiliki banyak proses seperti manusia dan bisa digunakan menjawab pertanyaan banyak penelitian,” kata perwakilan National Institutes of Health (NIH) Office of Laboratory Welfare Jenny Haliski.

Selama dua dekade terakhir, kesamaan itu makin kuat. Kini, ilmuwan dapat mengembangkan ‘tikus transgenik’ yang membawa gen mirip penyebab penyakit manusia. Tikus juga membuat penelitian efisien karena anatomi, fisiologi dan genetikanya dipahami dengan baik oleh peneliti.

Beberapa tikus SCID (severe combined immune deficiency) secara alami terlahir tanpa sistem kekebalan tubuh dan dapat menjadi model penelitian jaringan normal dan ganas manusia. Berikut contoh gangguan manusia dimana tikus digunakan sebagai modelnya.

Hipertensi, diabetes, katarak, obesitas, kejang, masalah pernapasan, ketulian, parkinson, alzheimer, kanker, cystic fibrosis, HIV dan AIDS, penyakit jantung, muscular dystrophy, cedera kabel spinal.

Tikus juga digunakan untuk pengujian obat anti-kecanduan yang berpotensi mengakhiri kecanduan narkoba.

“Menggunakan hewan penting untuk pemahaman ilmiah sistem biomedis yang mengarah ke obat, terapi dan penyembuhan yang berguna,” kata Haliski. kasian yah si tikus selalu jd bahan percobaan :D itulah beberapa alasan Mengapa Percobaan Medis Sering Memakai Tikus?

sumber : http://www.beritaunik.net/unik-aneh/tahukah-kamu-mengapa-percobaan-medis-sering-memakai-tikus